You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Peziarah di TPU Karet Bivak Tidak Seramai Lebaran Hari Pertama
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

TPU Karet Bivak Ramai Peziarah

Para peziarah terus memadati area Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Selain memanjatkan doa, mereka tampak melakukan tabur bunga.

Saya lihat sekarang rumputnya pendek-pendek dan rapi

Rozi (35), salah seorang peziarah asal Grogol, Jakarta Barat menuturkan, dirinya bersama keluarga besar datang untuk berdoa di makam mendiang ayahnya.

"Kalau hari pertama Lebaran ke rumah saudara dan kerabat dulu. Hari ini, baru kami berziarah," kata Rozi, Senin (26/6).

TPU Kampung Mangga Dipadati Peziarah

Secara khusus, dirinya mengapresiasi perawatan makam yang dilakukan oleh pekerja harian lepas (PHL) pemakaman umum. Terlebih, tidak ada pungutan liar (pungli).

"Saya lihat sekarang rumputnya pendek-pendek dan rapi. Ini pasti rutin dirawat," tuturnya.

Sementara, Pegawai non PNS Pelayanan Penguburan TPU Karet Bivak, Sri Krisnawati mengatakan, peziarah yang datang kemarin pagi justru lebih ramai.

"Mungkin banyak warga yang sudah mudik atau menghabiskan waktu libur Lebaran untuk jalan-jalan," katanya.

Ia menambahkan, untuk jumlah peziarah yang datang tidak dapat dipastikan.

"Kami tidak dapat menghitung jumlah pastinya karena memang masyarakat bebas masuk untuk berziarah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1298 personTiyo Surya Sakti
  2. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye1157 personFakhrizal Fakhri
  3. Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

    access_time03-09-2026 remove_red_eye795 personNurito
  4. Bank Jakarta Raih KEJAR Award 2026

    access_time30-08-2026 remove_red_eye791 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Paparkan Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026

    access_time31-08-2026 remove_red_eye780 personBudhi Firmansyah Surapati